Top 10 Virus, Januari 2009
Tak diragukan lagi, virus Windx-Maxtrox yang sebelumnya masuk ke dalam peringkat sepuluh besar namun mendapat urutan paling akhir, kali ini ia langsung melesat ke urutan pertama. Selebihnya, masih terjadi kejar-kejaran antar masing-masing virus. Hanya ada satu virus baru yakni Fdshield, yang masuk peringkat kali ini, selebihnya adalah varian atau virus lama. Berikut ini daftar selengkapnya:
1. Windx-Maxtrox
Virus yang dibuat dengan Visual Basic ini memiliki ukuran tubuh asli sekitar 77Kb, tanpa di-pack. Virus yang diduga kuat berasal dari daerah Sulawesi Utara ini memiliki kemampuan infeksi file executable. Tepatnya, ia akan menginfeksi program yang ada di direktori Program Files. Teknik infeksi yang cukup cerdik ia terapkan untuk menghindari pendeteksian engine heuristic dari antivirus. Ciri khas yang dapat dikenali pada komputer terinfeksi adalah berubahnya gambar wallpaper dari desktop menjadi gambar animasi.
2. Autoit varian
Ciri khas virus yang satu ini adalah dibuat menggunakan program automation scripting. Yang jika di compile menjadi sebuah file executable, yang juga di-pack menggunakan UPX. Dan hampir 90% virus autoit beserta semua varian yang kami miliki, menggunakan icon mirip folder dalam penyamarannya. Virus ini juga biasanya akan membuat sebuah file autorun.inf pada saat menyerang disk drive ataupun flash drive.
3. Malingsi
Virus bertubuh gemuk dengan ukuran 705.312 bytes ini dibuat menggunakan Visual Basic yang di-pack menggunakan PECompact. Sepertinya virus ini ditujukan untuk menyerang virus lain, ini terlihat dari pesan yang ada di tubuhnya. Virus ini berkembang biak dan menyebar menggunakan perantara mIRC, yang bertindak sebagai Bot.
4. Recycler varian
Yang menjadi ciri khas dari virus ini adalah teknik bagaimana ia menyebar. Dari semua varian yang kami miliki, cara yang dilakukannya adalah sama, yakni menyamar seperti layaknya Recycle Bin. Contohnya disaat virus ini menyerang flash disk. Di flash disk korban akan terdapat folder dengan nama Recycler yang di dalamnya terdapat folder yang menggunakan nama alpha numeric contohnya “S-1-5-21-1482476501-1644491937-682003330-1013″ dengan icon mirip dengan icon Recycle Bin. Jika folder ini di-klik atau diakses dari Explorer, file virus tidak akan nampak. Untuk melihatnya, Anda bisa masuk ke command prompt dengan perintah “dir /a”.
5. Fdshield
Virus yang dibuat menggunakan bahasa Delphi ini menggunakan icon yang menyerupai Internet Explorer. Memiliki ukuran file sebesar 553.472 bytes, tanpa di-pack. Satu hal yang mencolok dari virus ini adalah dari nama yang digunakan saat menyebar, yang bertuliskan “17++ Sexs & Rahasia Wanita artis Indonesia (foto2_kamera tersembunyi_liputan).exe”. Bagi user yang tidak hati – hati, akan menyangka file tersebut merupakan file HTML. Jika Anda lihat pada direktori C:\Windows\System32, akan ditemukan sebuah file induk dengan nama “rundl32.exe”. Jangan tertipu lagi! Itu bukanlah file bagian dari Windows, tapi itu memang adalah file virus. Perhatikan huruf “L” yang cuma satu. Dan sekarang lihat pada Schedule Task, ada Job baru dengan nama “Windows FD Shield” yang akan mengeksekusi file virus diwaktu yang telah ia tentukan.
6. Purwo variant
Satu lagi varian baru, Purwo.C, masih dibuat menggunakan Visual Basic, dengan badan berukuran sekitar 56KB, murni tanpa di-pack. Virus ini menggunakan icon mirip dokumen Word milik MsOffice untuk menipu calon korbannya. Saat menginfeksi ia menciptakan sebuah folder dengan nama “Purwokerto Under Cover” yang diberi attribut hidden, dan berisi sebuah file bernama “KoruptorPurwokerto.exe” pada setiap drive yang ia temukan. Di dalam folder C:\Windows\System32\system juga ada file windowss.exe, dan di C:\Windows\javaa\service.exe. Di waktu tertentu ia akan menampilkan layar hitam yang berisi teks pesan dari pembuatnya. Dan hati-hati, virus ini juga akan menghapus beberapa file milik Anda yang ia temui.
7.Formalin
Icon yang digunakan oleh virus ini menyerupai layaknya folder, dan ia dibuat menggunakan Visual Basic. Pada Formalin.D, ukuran filenya sebesar 18.432 bytes, dengan kondisi di-pack menggunakan UPX. Virus ini menciptakan folder “samaran” dengan nama seperti Bocoran soal UAN dan UAS, My Completed Downloads, Wallpaper Picture, Crack Program, Jgn dibuka !!!, Nitip Data (jgn dihapus), dan lain sebagainya. Pada komputer terinfeksi, caption di Internet Explorer akan berubah menjadi “Your computer has been infected virus Formalin”. Ia juga mencoba untuk melumpuhkan “safe-mode” dengan cara menghapus beberapa registry terkait. Dan pada file properties sang virus, di bagian description milik version information akan ada tulisan seperti “Kasian dch loe”.
8. Raider.vbs variant
Virus jenis VBScript ini jika file virusnya dibuka dengan Notepad, tidak banyak string yang bisa dibaca karena dalam kondisi ter-enkripsi. Ini sudah menjadi kebiasaan dalam setiap variannya. Biasanya, pada Registry, ia akan memberikan pengenal dengan membuat key baru di HKLM\Software dengan nama sama seperti nama pada computer name, dengan isinya berupa string value seperti nama virus tersebut, Raider, serta tanggal komputer tersebut kali pertama terinfeksi.
8. Autorunme variant
Virus yang bukan produksi programer lokal ini pack menggunakan PECompact. Ia tidak memiliki icon, hanya menggunakan icon standar applications dari Windows. Saat menginfeksi, ia mencoba untuk menanamkan file induknya pada direktori C:\Windows\System dengan nama msvc32s.exe dan dengan attribut hidden dan system, serta membuat autorun baru di registry dengan nama “Windows msvc Control Centers”. Virus yang dapat menyebar melalui media penyimpan data seperti flash disk ini juga dapat menyebar melalui aplikasi Instant Messaging. Pada flash disk, ia akan membuat folder tiruan Recycle Bin yang berisi file dengan nama autorunme.exe, lalu mengarahkan autorun.inf untuk menjalankan file virus tersebut. Jadi, saat user mencolokan flash disk tersebut lalu mengakses drive yang dimaksud, virus tersebut akan aktif.
10. Rieysha variant
Ditemukan lagi varian dari Rieysha, kali ini dengan nama Rieysha-Sma. Seperti varian sebelumnya, ia masih dibuat menggunakan Visual Basic. Ukuran kali ini sekitar 104KB, dengan icon yang menyerupai file Real Media Player. Saat menginfeksi, ia akan membuat duplikat file exe, mp3, doc, dan 3gp yang digantikan dengan dirinya. Selain itu, setidaknya ada 2 buah file virus pada root drive, dengan nama “sma3gp.exe” dan “CeritaSeru.vbs”.

Akhirnya tiba juga saatnya InfoKomputer memberikan sebuah perlindungan bagi PC Anda. Tepat pada awal September 2008 ini, Anti Virus InfoKomputer (AVI) versi beta untuk kali pertama diluncurkan. Lalu apa saja yang menjadi nilai lebih dari AVI sehingga layak untuk dicoba? mari kita telusuri bersama.
Untuk mendukung kinerja yang optimal, AVI membenamkan engine ANSAV yang bekerja sebagai sistem proteksi. ANSAV sendiri merupakan antivirus lokal yang memang dirancang untuk membasmi varian virus lokal dan beberapa virus mancanegara yang sering menyerang berbagai PC di negeri ini.
Beragam serangan virus lokal seperti Brontok, Kangen, Cabir, Alman, dan lain-lain dapat dimusnahkan menggunakan AVI. Saat ini, ada sekitar 300-an signatures virus yang bisa dikenali AVI. Nah, bagaimana jika ke depannya muncul virus baru? jangan kuatir karena update signature tersebut nantinya dapat dilakukan melalui update online atau melalui DVD regular yang disediakan InfoKomputer jika memang PC yang Anda gunakan tidak memiliki koneksi Internet.
AVI sendiri merupakan hasil kerjasama InfoKomputer dengan komunitas keamanan yang berbasis Yogyakarta. Hasil kembangan komunitas ini pastinya memberikan jaminan kualitas yang lebih baik dibanding aplikasi serupa yang juga membasmi virus lokal.
Kabar gembiranya, AVI segera beredar resmi melalui DVD regular majalah InfoKomputer mulai edisi September ini. Tersedia juga opsi lainnya, yaitu dengan mendownload secara gratis di forum InfoKomputer di 202.146.4.75/showthread.php?t=694 dengan sebelumnya melakukan pendaftaran sebagai anggota forum (gratis). Nah, selamat mencoba.
Ternyara dari Toshiba telah datang. Kendati bukan pemain baru dalam dunia elektronik, namun untuk produksi ponsel Toshiba memang belum setenar Nokia ataupun Sony Ericsson sekalipun.Apa pasal? Toshiba baru-baru ini telah mengumumkan ponsel gress nya, TG01. Tidak seperti ponsel kebanyakan, Toshiba TG01 mengusung layar yang terbilang lega, sekitar 4,1 inci dengan tebal badan sekitar 9,9mm. Ponsel GSM ini pun mampu menghasilkan resolusi WVGA 800 x 480 piksel.
Menyandang status sebagai produsen elektronik terkemuka membuat Toshiba gerah saat berkutat dengan TG01 ini. Tak pelak lagi, Toshiba pu akhirnya membenamkan teknologi TV ke dalam ponsel anyarnya. Hebatnya lagi, Toshiba TG01 ternyata menanamkan Qualcomm Snapdragon 1GHz yang merupakan prosesor tercepat (untuk kelas ponsel pintar).
Layarnya yang lebar memang memakan tempat yang cukup luas, oleh karena itulah maka Toshiba merancang keypad virtual untuk menggantikan fungsi keyboard QWERTY. Fitur lainnya yang juga banyak diusung oleh kebanyakan juga dibenamkan di sini. Itu termasuk HSDPA, 3G dan GPS, pun mendukung memori eksternal MicroSD, jika memori internal 512MB dirasa masih kurang.
Urusan sistem operasi, Toshiba TG01 menggunakan Windows Mobile 6.1 milik Microsoft. Siapa tertarik?
DIarsipkan di bawah: Uncategorized | Ditandai: 2009, anti virus, april, AVI, bahaya, bank indonesia, blog indonesia, dolar, fitur keren, imam, info komputer, ini untuk mu, kasihan deh lo, layar lebar, pasar, rupiah, sepuluh beras, tipis, Toshiba TG01, varian, virus, wordpress | 1 Komentar »



